Bermitra dengan Usaha Lain di Sekitar Anda
Bermitra dengan usaha lain bisa menekan biaya dan menambah pelanggan tanpa menambah modal besar. Kuncinya ada pada pemilihan mitra dan kesepakatan yang jelas sejak awal.
Menambah modal bukan satu-satunya cara membuat usaha tumbuh. Usaha di sekitar Anda mungkin menghadapi kesulitan yang sama, dan sebagian kesulitan itu bisa dibagi. Kemitraan yang disusun rapi bisa menekan biaya sekaligus membuka pelanggan baru.
Kenapa bermitra sering lebih hemat daripada menambah sendiri
Ketika dua usaha berbagi biaya, beban tetap yang tadinya ditanggung satu pihak menjadi lebih ringan. Contohnya berbagi tempat penyimpanan, kendaraan pengantaran, atau tenaga bagian promosi. Beban yang sama dipakai untuk melayani lebih banyak pelanggan.
Selain biaya, kemitraan menambah jangkauan pelanggan. Pelanggan mitra Anda bisa mengenal usaha Anda tanpa iklan mahal, karena mereka sudah percaya pada mitra tersebut. Namun kemitraan tetap punya risiko, terutama bila kesepakatannya hanya diucapkan secara lisan.
Memilih mitra yang cocok
Mitra terbaik biasanya bukan usaha yang persis sama dengan Anda. Usaha yang sama cenderung bersaing memperebutkan pelanggan yang sama. Usaha yang saling melengkapi lebih mudah bekerja sama karena pelanggan justru bertambah di kedua pihak.
- Jenis usahanya berbeda tetapi pelanggannya mirip.
- Jadwal ramainya berbeda, sehingga bisa saling mengisi.
- Cara kerjanya rapi, catatannya jelas, dan komunikasinya mudah.
- Mau membicarakan keberatan secara terbuka, bukan diam-diam menahan kecewa.
Yang perlu disepakati secara tertulis
Kesepakatan lisan mudah berubah seiring waktu dan mudah lupa. Cukup satu lembar kertas yang ditandatangani kedua pihak, tetapi isinya harus jelas. Simpan salinannya di tempat yang mudah dicari saat dibutuhkan.
| Hal | Isi kesepakatan | Catatan |
|---|---|---|
| Pembagian hasil | Berapa bagian tiap pihak | Sebut waktu pembayaran |
| Tugas harian | Siapa mengerjakan apa | Hindari tumpang tindih |
| Jangka waktu | Mulai dan berakhir | Bisa diperpanjang |
Bila perlu, mintalah pendampingan dari orang yang biasa menangani perjanjian usaha. Untuk kerja sama yang nilainya besar, pengaturan tertulis yang rapi bukan tanda tidak percaya, melainkan cara menjaga hubungan tetap baik.
Kapan kerja sama sebaiknya dihentikan
Kerja sama yang tidak lagi menguntungkan kedua pihak sebaiknya dihentikan sebelum menimbulkan rasa kesal. Tanda yang biasanya muncul adalah janji yang sering terlambat, pembagian hasil yang tidak sesuai catatan, atau pelayanan yang mulai saling menyalahkan.
Tutup kerja sama dengan cara baik. Selesaikan kewajiban yang tersisa, umumkan kepada pelanggan dengan bahasa sederhana, dan jaga hubungan karena usaha di sekitar akan tetap bertetangga. Pengalaman bertetangga yang baik sering berguna di kemudian hari.
Menjaga kerja sama tetap sehat
Kemitraan yang baik tidak diurus sekali saja. Ada gunanya membuat pertemuan singkat setiap bulan untuk memeriksa catatan bersama, menghitung pembagian hasil, dan membicarakan hal yang terasa menghambat. Pertemuan itu cukup lima belas menit bila catatannya diisi sejak awal.
Bahasa yang dipakai juga menentukan. Sampaikan keberatan berdasarkan angka dan kejadian nyata, bukan berdasarkan dugaan tentang niat mitra. Kalimat seperti catatan menunjukkan pengiriman terlambat dua kali lebih mudah diterima daripada tuduhan bahwa mitra tidak serius. Cara ini membuat masalah lebih cepat diselesaikan dan hubungan tetap terjaga.
Perbarui kesepakatan bila bentuk kerja samanya berubah. Menambah jenis layanan, mengubah pembagian hasil, atau memakai tempat tambahan sebaiknya dituangkan dalam catatan baru yang ditandatangani kedua pihak. Perubahan yang hanya diucapkan saat bertemu mudah dilupakan dan berpotensi menimbulkan salah paham di kemudian hari.
Libatkan karyawan yang mengerjakan bagian kerja sama itu. Mereka sering mengetahui hal yang tidak terlihat pada catatan, misalnya jadwal yang bertabrakan atau pelanggan yang bingung karena dua aturan berbeda. Masukan mereka bisa menyelamatkan kerja sama sebelum masalahnya membesar.
Sebelum mulai, baca juga panduan melakukan kerja sama usaha dengan benar dan daftar ide kerja sama dengan usaha sekitar. Mulailah dari satu kerja sama kecil dengan jangka waktu tiga bulan untuk menilai apakah cara ini cocok bagi usaha Anda.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa keuntungan utama bermitra bagi usaha kecil?
Kemitraan membagi biaya tetap dan menambah jangkauan pelanggan tanpa menuntut modal besar. Usaha Anda juga bisa belajar cara kerja yang lebih rapi dari mitra. Keuntungannya terasa paling besar bila kedua usaha saling melengkapi.
Bagaimana kalau mitra tidak menepati kesepakatan?
Bicarakan lebih dulu berdasarkan catatan yang ada, bukan berdasarkan ingatan. Bila tidak ada perbaikan, hentikan kerja sama sesuai ketentuan yang disepakati. Karena itu, catatan tertulis dan bukti pembagian hasil sebaiknya disimpan sejak awal.
Apakah kerja sama perlu dibuat hitam di atas putih?
Sangat disarankan meski nilainya kecil. Satu lembar kesepakatan yang ditandatangani bisa mencegah salah paham soal pembagian hasil dan tugas. Untuk nilai kerja sama yang besar, mintalah pendampingan dari ahli perjanjian.
Bolehkah bermitra dengan usaha yang menjual produk serupa?
Bisa dilakukan, tetapi risikonya lebih besar karena pelanggannya sama. Bila tetap ingin bermitra, tentukan pembagian wilayah, jadwal, atau jenis pelanggan sejak awal agar tidak saling mengambil pelanggan.



