Menjual kepada Usaha Lain, Bukan Hanya ke Perorangan
Selain pembeli perorangan, usaha kecil bisa menjual ke kantor, toko, dan usaha lain. Bedanya terletak pada cara menawarkan dan menagih.
Sebagian usaha kecil hanya menjual kepada pembeli perorangan, padahal di sekitarnya ada kantor, toko, bengkel, dan usaha lain yang membutuhkan barang atau jasa secara rutin. Menjual kepada usaha lain bisa memberi pesanan yang lebih besar dan lebih teratur, tetapi caranya berbeda dari melayani pembeli yang datang sendiri.
Apa yang membedakan pembeli usaha
Pembeli dari usaha lain biasanya memesan untuk keperluan bersama, bukan untuk diri sendiri. Mereka mempertimbangkan anggaran, kejelasan pembayaran, dan keandalan pengiriman. Karena itu keputusan mereka cenderung lebih lama, tetapi pesanannya lebih besar dan lebih sering berulang.
| Hal | Pembeli perorangan | Pembeli usaha |
|---|---|---|
| Jumlah pesanan | Kecil, sekali-sekali | Lebih besar, berulang |
| Keputusan | Cepat, berdasarkan selera | Perlu pertimbangan dan persetujuan |
| Pembayaran | Umumnya langsung | Ada tenggat, kadang tertunda |
| Catatan | Jarang diminta | Hampir selalu diminta |
Mulai dari usaha yang sudah Anda kenal
Pilihan pertama yang paling masuk akal adalah usaha di sekitar yang sudah Anda kenal, misalnya toko sebelah, bengkel, atau kantor kecil yang sering lewat. Anda sudah tahu kebutuhan mereka, sehingga penawaran bisa langsung menyasar hal yang nyata.
- Tulis sepuluh usaha di sekitar yang Anda kenal.
- Catat kebutuhan yang mungkin mereka beli secara rutin.
- Pilih tiga yang paling dekat dengan keahlian Anda.
- Siapkan penawaran singkat untuk masing-masing.
Menyusun penawaran tertulis yang jelas
Pembeli usaha hampir selalu perlu membawa keterangan ke orang lain sebelum memutuskan. Karena itu penawaran tertulis sangat membantu. Isinya cukup singkat: apa yang ditawarkan, jumlah, harga, waktu penyerahan, cara pembayaran, dan nama orang yang bisa dihubungi.
Cara menyusun penawaran yang mudah dipahami dibahas pada artikel menyusun penawaran yang jelas. Untuk pesanan dalam jumlah besar, sebaiknya sertakan batas waktu berlaku harga, karena harga bahan bisa berubah.
Sebagai contoh perhitungan, misalkan satu kantor memesan makanan ringan untuk rapat dua kali sebulan dengan jumlah dua puluh bungkus. Pesanan seperti itu memang lebih kecil dari penjualan harian, tetapi datang teratur sehingga mudah direncanakan. Angka ini hanya gambaran.
Menagih dan menjaga hubungan
Pesanan usaha sering dibayar beberapa waktu setelah barang diserahkan. Karena itu pisahkan uang yang dipakai untuk modal kerja dengan uang yang menunggu dibayar. Catat tanggal kirim, jumlah tagihan, dan tanggal jatuh tempo pada satu lembar sederhana.
Bila pembayaran meleset, ingatkan dengan sopan melalui pesan singkat, bukan dengan nada menuduh. Hubungan yang baik membuat pesanan berikutnya tetap datang. Cara mengurangi ketergantungan pada satu pembeli besar dijelaskan pada artikel mengurangi ketergantungan pada satu pelanggan.
Pilih tiga usaha di sekitar Anda minggu ini, lalu tanyakan apa yang mereka beli secara rutin. Siapkan satu penawaran singkat, lalu kirimkan pada waktu yang wajar dan tindak lanjuti sekali setelah beberapa hari.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah usaha kecil perlu memberi harga khusus untuk pembeli usaha?
Harga untuk pembeli usaha biasanya berbeda karena jumlahnya lebih besar dan biaya pengirimannya lebih efisien. Yang penting harga itu tetap dihitung menutup seluruh biaya, bukan sekadar melihat harga pesaing.
Bagaimana kalau pesanan usaha dibayar terlambat?
Buat kesepakatan tenggat pembayaran sejak awal dan cantumkan di penawaran. Bila terjadi keterlambatan, ingatkan dengan sopan dan tanyakan kapan pembayaran bisa dilakukan, bukan langsung memutus hubungan.
Apa yang perlu disiapkan sebelum menawarkan ke kantor?
Siapkan penawaran tertulis singkat, contoh produk bila memungkinkan, keterangan harga, dan cara pembayaran. Pastikan juga Anda sanggup memenuhi jumlah pesanan pada tanggal yang dijanjikan.
Apakah menjual ke usaha lain berarti harus menyediakan faktur pajak?
Kewajiban dokumen bergantung pada bentuk usaha dan nilai transaksinya, dan ketentuannya bisa berubah. Sebaiknya pastikan langsung pada sumber resmi atau petugas pajak sebelum menerima pesanan besar.


