Menaikkan Pembelian Berulang Pelanggan
Menjaga pelanggan lama kembali biasanya lebih murah daripada mencari pelanggan baru. Kuncinya ada pada mutu dan ingatan yang teratur.
Mencari pelanggan baru selalu memakan tenaga dan biaya. Membuat pelanggan lama kembali umumnya lebih ringan, karena mereka sudah tahu tempatnya dan pernah merasakan produk Anda. Yang sering luput, kembalinya pelanggan bukan kebetulan, melainkan hasil dari kebiasaan kecil yang dijalankan terus-menerus.
Kenapa pelanggan tidak kembali
Sebelum menambah cara menarik pelanggan, periksa lebih dulu alasan mereka tidak kembali. Penyebab yang paling sering muncul biasanya sederhana: sekali dilayani kurang menyenangkan, produk yang dicari habis, atau mereka memang hanya membutuhkan barang itu sekali.
Penyebab pertama dan kedua bisa diperbaiki sendiri. Untuk yang ketiga, jangan dipaksakan. Pelanggan yang memang tidak membutuhkan produk Anda secara rutin tidak perlu dipaksa kembali; yang lebih berguna adalah memastikan mereka mengingat usaha Anda saat kebutuhan serupa muncul lagi.
Cara mencari penyebabnya bisa dimulai dari catatan sederhana. Tuliskan nama pelanggan yang biasa datang, lalu tandai kapan terakhir mereka muncul. Ketika jaraknya bertambah jauh dari biasanya, itu tanda pertama yang perlu diperhatikan, sebelum keluhan resmi datang.
Mengingatkan dengan sopan
Pengingat bekerja bila isinya berguna, bukan mendesak. Kabar tentang barang yang baru datang, perubahan jam buka, atau cara pembayaran baru biasanya diterima baik. Sebaliknya, kabar yang isinya terus-menerus menawarkan potongan harga cenderung membuat orang berhenti membaca.
Perhatikan juga waktu pengirimannya. Pesan yang dikirim pagi hari sering diabaikan, sedangkan pesan terlalu malam dianggap mengganggu. Pilih satu waktu yang tetap, lalu pakai waktu itu secara konsisten supaya pelanggan terbiasa.
Mutu dan ukuran yang tetap
Alasan paling kuat untuk kembali adalah kepastian bahwa hasilnya akan sama. Karena itu, bagian yang paling perlu dijaga biasanya bukan penawaran baru, melainkan ukuran bahan, lama pengerjaan, dan kerapian akhir. Tuliskan hal-hal itu dalam satu lembar di tempat kerja agar siapa pun yang bertugas pada hari itu menghasilkan hal yang kurang lebih sama.
| Faktor | Tanda perlu dibenahi | Langkah kecil |
|---|---|---|
| Mutu | Pelanggan menyebut hasilnya berbeda-beda | Tuliskan ukuran dan langkah kerja |
| Ketersediaan | Barang yang dicari sering habis | Catat barang yang paling sering dicari |
| Pelayanan | Pelanggan lama tidak dikenali lagi | Catat kebiasaan tiap pelanggan tetap |
| Ingatan | Pelanggan lupa kapan terakhir datang | Beri pengingat yang isinya berguna |
Selain mutu, perhatikan waktu penyelesaian. Pelanggan yang harus menunggu lebih lama dari biasanya akan mengingatnya sebagai perubahan, meskipun hasil akhirnya tetap sama. Kabar singkat ketika ada keterlambatan biasanya lebih diterima daripada penjelasan yang baru diberikan setelah ditanya.
Program sederhana yang tidak merepotkan
Cara paling praktis untuk menaikkan pembelian berulang adalah memberi alasan untuk datang lagi, bukan sekadar memberi potongan. Beberapa cara berikut cukup ringan dijalankan.
- Paket berisi beberapa barang yang biasa dibeli bersama, dengan harga sedikit lebih ringan daripada membeli terpisah.
- Catatan sederhana tentang barang yang biasanya dibeli pelanggan tetap, supaya bisa disiapkan lebih dahulu.
- Kabar berkala berisi satu barang baru saja, bukan daftar panjang.
- Layanan kecil yang menghemat waktu pelanggan, misalnya pesanan yang bisa diambil pada jam tertentu.
Sebagai contoh perhitungan, misalkan pelanggan tetap rata-rata datang dua kali sebulan. Bila mereka datang satu kali tambahan saja, penambahan penjualannya separuh dari nilai belanja bulanan mereka. Angka ini hanya gambaran untuk menunjukkan bahwa perubahan kecil pada kebiasaan berdampak besar.
Cara menyusun paket yang masuk akal dibahas lebih lanjut pada menjual beberapa produk sekaligus, sementara pengaruh harganya dijelaskan pada harga sebagai strategi bukan angka. Bila pelanggan tetap Anda sebagian besar berasal dari sekitar lokasi, Anda bisa meminta gambaran wilayah usaha untuk memperkirakan potensi kedatangan ulang.
Pertanyaan yang sering muncul
Mengapa pembelian berulang lebih mudah daripada mencari pelanggan baru?
Pelanggan lama sudah tahu tempat, produk, dan cara pemesanan, sehingga tidak perlu diyakinkan dari awal. Yang perlu dijaga hanya mutu dan ingatan agar mereka datang kembali.
Apakah perlu memberi hadiah agar pelanggan kembali?
Tidak wajib. Pengingat yang isinya berguna dan mutu yang tetap biasanya lebih berpengaruh daripada hadiah yang diberikan sesekali.
Bagaimana menangani pelanggan yang hanya butuh sekali?
Jangan dipaksa. Cukup pastikan pengalaman pertama berjalan baik, karena pelanggan semacam ini sering menceritakan usahanya kepada orang lain.
Seberapa sering boleh mengirim pengingat?
Sesedikit mungkin namun teratur, dan isinya harus benar-benar berguna. Bila pelanggan mulai enggan membalas, itu tanda pengingatnya terlalu sering.


