Ilmu Pemasaran

Menentukan Posisi Usaha di Mata Pelanggan

Posisi usaha adalah kesan yang tersimpan di kepala pelanggan. Menentukannya berarti memilih satu hal yang ingin Anda diingat.

Diterbitkan 9 April 2026 · 3 menit baca · Tim LokasiBisnis.id

Papan nama usaha kecil di tepi jalan dengan pelanggan yang sedang melihat-lihat di depannya
Papan nama usaha kecil di tepi jalan dengan pelanggan yang sedang melihat-lihat di depannya

Ketika orang menyebut nama usaha Anda, satu kalimat biasanya langsung muncul di kepalanya. Kalimat itulah posisi Anda. Posisi tidak selalu dipilih dengan sadar; ia terbentuk dari pengalaman pelanggan. Kabar baiknya, pemilik usaha bisa mengarahkannya dengan memilih apa yang ingin diingat dan membuktikannya berulang.

Posisi bukan slogan

Posisi sering disalahpahami sebagai kalimat di papan nama. Slogan bisa ditulis dalam sehari, tetapi posisi hanya terbentuk setelah pelanggan merasakannya berkali-kali. Kalimat di papan nama hanyalah janji; yang menempel di ingatan adalah apakah janji itu benar-benar terjadi.

Posisi juga bukan soal menjadi yang terbaik dalam segala hal. Usaha kecil yang berusaha unggul di semua sisi biasanya berakhir tidak unggul di satu pun. Yang lebih bekerja adalah memilih satu hal yang paling masuk akal untuk dijadikan alasan orang datang, sementara hal lain dijaga pada tingkat wajar.

Bagaimana kesan tersimpan di ingatan pelanggan

Pelanggan jarang menyimpan penilaian yang rumit. Mereka mengingat satu hal yang paling terasa pada kunjungan terakhir, lalu menganggapnya sebagai gambaran keseluruhan. Karena itu, satu hal yang buruk bisa menutupi banyak hal yang sudah baik, dan sebaliknya satu hal yang sangat membantu bisa bertahan lama di ingatan.

Yang paling sering tersimpan untuk usaha kecil umumnya hal yang mudah dirasakan, misalnya kecepatan pelayanan, kerapian tempat, atau cara menanggapi keluhan. Semua itu bukan hasil iklan, melainkan hasil kebiasaan sehari-hari.

Memilih satu hal untuk diingat

Untuk memilih, bandingkan tiga hal: apa yang benar-benar kuat pada usaha Anda, apa yang penting bagi pelanggan di sekitar, dan apa yang belum dilakukan pesaing terdekat. Posisi yang baik muncul di persimpangan ketiganya.

Pilihan posisiYang perlu dijagaRisikonya
Paling cepatWaktu tunggu tetap pendek saat ramaiSulit ditepati bila alat atau orang kurang
Paling telitiMutu tetap sama pada semua pesananWaktu pengerjaan bisa lebih panjang
Paling dekat dan mudahStok pokok selalu adaRentan bila barang sering kosong
Paling ramah untuk sekitarKaryawan mengenal kebiasaan pelangganPerlu waktu melatih siapa pun yang melayani

Sebagai contoh, kedai kecil yang memilih posisi paling cepat bisa menahan janji di bawah sepuluh menit untuk menu sederhana, lalu memastikan janji itu tidak pernah lewat. Angka ini hanya gambaran, bukan patokan yang harus ditiru.

Membuktikan posisi lewat perbuatan kecil

Setelah pilihan dibuat, ubah kebiasaan yang mendukungnya. Pilih dua atau tiga hal yang bisa dilakukan setiap hari tanpa biaya besar. Menjawab pesan pada jam tertentu, menjaga meja tetap bersih, atau menuliskan estimasi waktu penyelesaian adalah contoh yang langsung terasa oleh pelanggan.

Hal yang perlu dihindari adalah mengubah posisi terlalu sering. Bila kesan yang Anda tanam berganti tiap bulan, pelanggan tidak pernah sempat menyimpannya. Bila ternyata pilihan pertama tidak berjalan, lakukan perubahan sekali dengan alasan yang jelas, misalnya karena pesaing menyediakan hal serupa dengan lebih baik.

Pelanggan lama bisa membantu Anda memeriksa hal ini. Tanyakan satu pertanyaan sederhana: menurut mereka, hal apa yang paling membedakan usaha ini dari yang lain. Cara menanyakannya dibahas pada riset pelanggan yang sederhana, dan hasilnya bisa dipakai untuk menyusun merek pada cara membangun merek usaha kecil.

Terakhir, ingat bahwa posisi juga dipengaruhi oleh keadaan sekitar. Bila jumlah penduduk atau arus kendaraan di wilayah Anda berubah, alasan orang datang bisa ikut bergeser. Untuk memantau perubahan itu, Anda bisa meminta gambaran wilayah usaha sebagai bahan pertimbangan.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah posisi usaha sama dengan slogan?

Bukan. Slogan adalah janji yang ditulis, sedangkan posisi adalah kesan yang terbentuk setelah pelanggan merasakan janji itu berkali-kali dalam pengalaman nyata.

Bolehkah usaha kecil punya lebih dari satu keunggulan?

Boleh, tetapi sebaiknya hanya satu yang dijadikan alasan utama orang datang. Keunggulan lain tetap dijaga pada tingkat wajar agar tidak memecah perhatian.

Bagaimana kalau pesaing memiliki posisi yang sama?

Cari sisi yang paling penting bagi pelanggan di sekitar dan belum ditangani dengan baik, misalnya ketepatan waktu atau kerapian. Posisi yang sama tetapi dijalankan lebih konsisten tetap terasa berbeda.

Berapa lama posisi terbentuk?

Tidak bisa dipastikan karena bergantung pada frekuensi kunjungan pelanggan. Yang bisa dilakukan adalah menjaga kebiasaan pendukungnya tetap sama setiap hari.

Baca juga