Membuat Pelanggan Ingin Memotret Tempat Anda
Pelanggan yang memotret tempat usaha ikut menyebarkan nama Anda. Beberapa penataan sederhana bisa membuat mereka tergoda mengabadikannya.
Foto yang dibagikan pelanggan bekerja seperti promosi yang berjalan sendiri. Orang yang melihatnya merasa lebih percaya karena datang dari pengalaman nyata, bukan dari iklan. Karena itu, menyiapkan tempat agar enak difoto adalah pekerjaan yang sepadan.
Satu sudut yang layak difoto
Tidak perlu seluruh ruangan diubah. Cukup sediakan satu sudut yang sengaja ditata: dinding dengan warna atau lukisan tertentu, rak yang rapi, atau meja kecil dengan tanaman. Sudut itu menjadi tempat favorit pelanggan berfoto.
Letakkan sudut tersebut di tempat yang tidak menghalangi jalur pelanggan dan tidak menghalangi karyawan bekerja. Bila orang berfoto terlalu lama di depan meja pembayaran, justru mengganggu. Pilih pojok atau sisi ruangan yang agak terpisah.
Perhatikan pencahayaan
Foto yang gelap jarang dibagikan orang. Cahaya alami dari jendela biasanya paling enak untuk foto, jadi jangan menutupinya dengan rak tinggi atau poster besar. Bila cahaya alami kurang, tambahkan lampu yang terang dan tidak menyilaukan mata.
Hindari pencahayaan yang membuat warna produk terlihat aneh, terutama untuk usaha makanan. Bila warna makanan terlihat pucat atau kebiruan, semangat orang memotret biasanya hilang. Uji dengan mengambil gambar memakai telepon sendiri, lalu nilai dari layar.
- Bersihkan latar belakang dari barang yang tidak perlu.
- Pastikan kabel dan alat kebersihan tidak terlihat di foto.
- Tambahkan satu ciri khas, misalnya nama usaha yang terlihat di dinding.
Menjaga kebersihan saat tempat ramai
Ruang yang menarik untuk difoto biasanya ruang yang rapi. Saat jam ramai, meja yang penuh sisa makanan membuat foto terlihat berantakan. Tetapkan waktu tetap untuk merapikan meja dan mengelap permukaan, misalnya setiap tiga puluh menit.
Sediakan tempat sampah yang cukup dan mudah dijangkau, terutama di dekat area yang sering dipakai berfoto. Tempat sampah yang penuh membuat kesan tempat usaha kurang terawat, meski produknya bagus.
| Bagian tempat | Yang perlu dijaga | Sering terlupa |
|---|---|---|
| Sudut foto | Rapi dan punya ciri khas | Latar belakang berantakan |
| Pencahayaan | Terang dan warna wajar | Jendela tertutup rak |
| Meja pelanggan | Bersih dan siap dipakai | Sisa makanan dibiarkan |
Memudahkan pelanggan membagikannya
Bila pelanggan ingin memotret, jangan melarang sepanjang tidak mengganggu pelanggan lain atau merekam area pribadi. Karyawan bisa menawarkan bantuan mengambil gambar, dan itu sering membuat pelanggan merasa dihargai.
Cantumkan nama usaha di tempat yang mungkin masuk ke dalam foto, misalnya pada kemasan, cangkir, atau papan kecil. Dengan begitu, orang yang melihat foto itu tetap tahu tempatnya.
Sebagai contoh perhitungan, misalkan setiap hari ada dua pelanggan yang membagikan foto dan masing-masing dilihat oleh beberapa orang di lingkungannya. Dalam sebulan, jumlah orang yang tahu tentang usaha Anda bertambah meski Anda tidak mengeluarkan biaya iklan. Angka ini hanya gambaran cara berpikir, bukan janji hasil.
Menjaga pengalaman tetap baik
Foto menarik membawa orang datang, tetapi pelayanan yang buruk membuat mereka tidak kembali. Pastikan keramahan dan mutu produk tetap menjadi prioritas, bukan hanya tampilan tempat. Sudut yang bagus tidak bisa menutupi makanan yang hambar atau pelayanan yang lambat.
Untuk melengkapi, Anda bisa membaca merancang pengalaman pertama masuk toko dan mengelola ulasan pelanggan di internet. Tempat yang enak difoto dan enak dikunjungi biasanya saling menguatkan.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah perlu menyediakan sudut khusus untuk berfoto?
Perlu, satu saja cukup. Sudut itu dibuat rapi dan punya ciri khas agar mudah dikenali. Letakkannya di tempat yang tidak menghalangi jalur pelanggan maupun pekerjaan karyawan.
Bagaimana kalau tempat usaha saya kecil?
Tempat kecil tetap bisa punya sudut foto, misalnya satu dinding dengan warna khusus atau rak yang tertata rapi. Yang penting pencahayaannya cukup dan latar belakangnya bersih saat difoto.
Bolehkah melarang pelanggan memotret?
Sebaiknya tidak dilarang selama tidak mengganggu pelanggan lain dan tidak merekam area pribadi atau karyawan tanpa izin. Anda bisa memberi batas yang jelas, misalnya meminta tidak memotret area dapur.
Apa yang membuat foto pelanggan menarik orang lain?
Biasanya tempat yang terlihat bersih, terang, dan memiliki satu ciri khas. Foto yang menyertakan nama usaha juga membuat penontonnya tahu harus mencari ke mana.


