Ide Kreatif & Inovasi

Ide Memanfaatkan Jam Sepi

Jam sepi bukan waktu terbuang. Ada pekerjaan yang justru paling baik dikerjakan saat toko lengang, dari membenahi catatan sampai merawat alat.

Diterbitkan 1 Juli 2025 · 3 menit baca · Tim LokasiBisnis.id

Pemilik usaha kecil menata ulang barang di tokonya saat jam kunjungan sedang lengang
Pemilik usaha kecil menata ulang barang di tokonya saat jam kunjungan sedang lengang

Setiap usaha punya jam tertentu yang kunjungannya lengang. Waktu itu sering dihabiskan untuk menunggu, padahal justru paling cocok untuk hal yang tidak mungkin dikerjakan saat ramai. Yang dibutuhkan bukan ide besar, melainkan daftar pekerjaan yang sudah disiapkan sebelum jam sepi datang.

Buat daftar pekerjaan lebih dulu

Tanpa daftar, jam sepi biasanya berakhir dengan kegiatan yang tidak menghasilkan apa pun. Susun daftar singkat berisi pekerjaan yang bisa dikerjakan sambil tetap melayani bila ada pembeli datang. Tempel daftar itu di tempat yang mudah terlihat petugas.

  1. Membersihkan dan merawat alat yang sering dipakai.
  2. Menghitung ulang persediaan dan mencatat selisihnya.
  3. Menata ulang letak barang agar mudah dijangkau.
  4. Melatih satu keterampilan kecil bagi karyawan yang bertugas.
  5. Menyiapkan bahan atau kemasan untuk hari berikutnya.

Untuk pencatatan stok yang sederhana dan tetap teratur, panduan pada artikel cara mencatat stok dengan cara sederhana bisa dipakai sebagai acuan.

Penawaran khusus untuk jam lengang

Cara lain adalah mengisi jam sepi dengan penawaran yang hanya berlaku pada waktu itu, misalnya paket sarapan bagi yang datang lebih awal, atau potongan harga untuk pembelian pada jam tertentu. Tujuannya memindahkan sebagian pembeli dari jam ramai ke jam lengang, bukan menurunkan harga secara menyeluruh.

Sebagai contoh perhitungan, misalkan pada jam lengang toko Anda biasanya melayani lima pembeli, sedangkan pada jam ramai tiga puluh pembeli. Bila penawaran khusus membuat lima pembeli berpindah dari jam ramai ke jam lengang, jumlah pembeli di jam lengang menjadi sepuluh dan antrean di jam ramai berkurang. Angka ini hanya gambaran untuk merancang, bukan perkiraan hasil yang pasti.

Memakai waktu lengang untuk menghubungi pelanggan

Jam sepi juga waktu yang tenang untuk mengabari pelanggan lama, menjawab pertanyaan yang tertunda, atau mengurus ulasan yang masuk. Pekerjaan seperti ini sering terlewat karena saat ramai semua tenaga terpakai untuk melayani.

Pekerjaan semacam ini memang memerlukan suasana tenang, karena menyangkut kata-kata yang dibaca atau didengar pelanggan. Menulis tanggapan pada jam ramai cenderung menghasilkan kalimat yang terdengar terburu-buru. Jam sepi memberi kesempatan memilih kata yang lebih tepat.

Siapkan daftar singkat kontak atau pertanyaan yang perlu ditindaklanjuti, lalu kerjakan pada jam yang sama setiap hari. Dengan begitu tidak ada lagi urusan yang menumpuk sampai berhari-hari.

Jam lengang juga waktu yang baik untuk mempelajari hal baru yang berkaitan langsung dengan pekerjaan, misalnya cara memotret produk dengan telepon atau cara mencatat pesanan pada buku sederhana. Pilihlah pelajaran yang bisa langsung dipakai pada hari berikutnya, bukan keterampilan yang jauh dari kebutuhan usaha.

Menyusun pembagian tugas dan waktu

Perhatikan juga jadwal tenaga kerja. Kadang jam sepi bukan masalah kunjungan, melainkan jumlah orang yang bertugas pada waktu itu tidak sepadan. Bila jumlah petugas berlebih, sebagian bisa diarahkan ke pekerjaan tunda; bila kurang, jam kerja perlu ditinjau ulang.

Jangan lupakan kondisi tempat. Jam sepi cocok untuk memeriksa lampu yang mulai redup, mencari kebocoran kecil, atau mengencangkan rak yang longgar. Temuan seperti ini jauh lebih mudah ditangani saat ruangan lengang daripada saat pembeli memadati tempat usaha.

WaktuKegiatan utamaSasaran
Jam lengangPerawatan alat, penataan, pencatatanPekerjaan tunda selesai
Menjelang ramaiMenyiapkan bahan dan kemasanPelayanan lebih cepat
Setelah ramaiMenghitung kas dan mencatat selisihCatatan harian rapi

Untuk menyesuaikan jam kerja karyawan, lihat pembahasan pada artikel mengatur jam kerja dan shift karyawan.

Mulailah dari satu jam yang paling sepi dalam sepekan. Isi dengan tiga pekerjaan dari daftar, catat apa yang selesai, lalu tambah secara bertahap pada minggu berikutnya.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa pekerjaan paling tepat dikerjakan saat jam sepi?

Pekerjaan yang butuh ketenangan dan mudah terputus bila ada pelanggan, seperti perawatan alat, penataan barang, pencatatan stok, dan latihan singkat karyawan.

Apakah jam sepi sebaiknya diisi dengan diskon?

Tidak selalu. Diskon bisa dipakai untuk memindahkan pembeli dari jam ramai ke jam lengang, tetapi harus dihitung agar tidak menggerus keuntungan pada semua transaksi.

Bagaimana kalau usaha saya buka 24 jam?

Bagi jam kerja menjadi beberapa blok dan tentukan pekerjaan tunda untuk tiap blok. Yang penting setiap blok punya penanggung jawab yang jelas, bukan menunggu pemilik.

Apakah jam sepi bisa dipakai untuk istirahat?

Bisa, dan tetap perlu. Susun daftar pekerjaan yang selesai dalam waktu singkat, lalu sisakan waktu untuk istirahat supaya petugas tetap siap saat jam ramai datang.

Baca juga