Keuangan & Akuntansi Usaha

Membedakan Biaya Tetap dan Biaya Variabel di Usaha Kecil

Biaya tetap keluar walau penjualan nol, biaya variabel mengikuti jumlah yang terjual. Memisahkan keduanya membuat hitungan untung, harga, dan titik aman jadi lebih masuk akal.

Diterbitkan 20 Mei 2025 · 3 menit baca · Tim LokasiBisnis.id

Pemilik usaha memisahkan daftar biaya tetap dan biaya variabel pada dua kolom catatan
Pemilik usaha memisahkan daftar biaya tetap dan biaya variabel pada dua kolom catatan

Dua usaha bisa terlihat mirip dari luar, tetapi berbeda jauh di dalam. Yang membedakan sering bukan besarnya penjualan, melainkan susunan biayanya. Memisahkan biaya tetap dan biaya variabel adalah langkah awal yang membuat hitungan untung, harga, dan titik aman menjadi masuk akal.

Cara membedakan dengan satu pertanyaan

Ajukan satu pertanyaan sederhana pada setiap pengeluaran: bila penjualan bulan ini nol, apakah biaya ini tetap keluar? Bila ya, itu biaya tetap. Bila tidak, itu biaya variabel. Cara ini lebih cepat daripada menghafal daftar, dan bisa dipakai karyawan yang membantu mencatat.

Sebagian biaya terasa abu-abu. Gaji karyawan tetap bisa berubah bila jam kerja dikurangi, sementara gaji harian yang mengikuti kehadiran lebih mirip biaya variabel. Yang penting bukan labelnya, melainkan konsistensi. Pilih satu cara, pakai terus, dan tulis alasannya di catatan.

Contoh pemisahan biaya

Perhatikan pemisahan berikut untuk sebuah kedai kecil. Pemisahan ini hanya contoh, jadi sesuaikan dengan keadaan usaha Anda.

Jenis biayaMasuk kelompokAlasan
Sewa tempat bulananTetapJumlahnya sama walau tidak ada pembeli
Gaji bulanan karyawanTetapDibayar penuh setiap bulan
Bahan dan kemasanVariabelBertambah seiring jumlah penjualan
Listrik untuk peralatan produksiCampuranAda bagian tetap, ada bagian mengikuti pemakaian

Mengapa pemisahan ini berguna

Biaya tetap menentukan berapa penjualan minimum yang harus Anda capai setiap bulan. Selama penjualan belum menutup biaya tetap, usaha masih merugi, seberapa pun ramainya tempat itu. Setelah biaya tetap tertutup, setiap tambahan penjualan yang marginnya positif langsung menambah sisa untuk pemilik.

Biaya variabel menentukan batas bawah harga. Jangan pernah menjual di bawah biaya variabel per unit, kecuali untuk alasan yang benar-benar jelas dan sementara, misalnya menghabiskan stok yang akan rusak. Menjual di bawah biaya variabel berarti setiap penjualan menambah kerugian.

Sebagai contoh perhitungan, misalkan biaya tetap sebulan 6.000.000 rupiah dan margin per unit 6.500 rupiah. Maka usaha perlu menjual sekitar 923 unit sebulan hanya untuk menutup biaya tetap, sebelum bicara laba. Angka ini hanya contoh cara memakai data, bukan target yang berlaku umum.

Menyesuaikan diri saat keadaan berubah

Saat penjualan turun, biaya tetap adalah beban yang paling terasa karena tidak bisa dikurangi secepat biaya variabel. Karena itu penting tahu bagian mana dari biaya tetap yang benar-benar tidak bisa ditawar dan mana yang masih bisa dinegosiasikan atau ditunda.

Sebaliknya, saat penjualan sedang ramai, jangan buru-buru menambah biaya tetap seperti sewa tempat yang lebih besar atau karyawan bulanan baru. Tambahan biaya tetap harus dihitung dengan perkiraan penjualan yang bertahan lama, bukan puncak musim yang hanya beberapa minggu.

Meninjau daftar biaya secara berkala

Susunan biaya tidak tetap sepanjang waktu. Ketika penjualan meningkat dan Anda menambah satu karyawan tetap, upah yang tadinya harian berubah menjadi biaya tetap. Ketika tempat usaha diperluas, sewa bertambah dan biaya tetap ikut naik. Cara paling mudah melacaknya adalah menandai setiap pengeluaran baru, lalu memeriksa pada akhir kuartal apakah sifatnya masih sama.

Tinjauan itu juga berguna saat mempertimbangkan tambahan produk. Produk baru yang memerlukan alat dan ruang tambahan akan menaikkan biaya tetap, walau penjualannya belum pasti. Hitung lebih dulu berapa penjualan tambahan yang dibutuhkan untuk menutup kenaikan itu sebelum memutuskan.

Setelah daftar biaya Anda terpisah rapi, langkah berikutnya adalah menghubungkannya dengan harga jual pada menghitung margin per produk dan menyiapkan gambaran kas pada anggaran kas bulanan usaha kecil.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah gaji karyawan selalu termasuk biaya tetap?

Tidak selalu. Gaji bulanan tetap termasuk biaya tetap karena dibayar penuh walau penjualan sepi. Gaji harian, upah lembur, atau upah per pekerjaan lebih mirip biaya variabel karena mengikuti jumlah pekerjaan yang ada.

Bagaimana dengan biaya listrik dan air?

Biasanya campuran. Ada bagian minimum yang tetap dibayar setiap bulan, ada bagian yang mengikuti pemakaian. Bila tidak ingin rumit, masukkan seluruhnya sebagai biaya tetap dan catat kenaikan besar di bulan tertentu secara terpisah.

Apa gunanya membagi biaya tetap per unit produk?

Pembagian itu membantu memperkirakan harga jual pada tingkat penjualan tertentu. Ingat sifatnya hanya perkiraan, karena biaya tetap per unit akan berbeda bila jumlah penjualan berubah cukup besar.

Kalau penjualan turun, biaya apa yang lebih dulu dipangkas?

Utamakan menekan biaya variabel karena pengurangannya langsung mengikuti aktivitas usaha. Untuk biaya tetap, lihat mana yang masih bisa dinegosiasikan, ditunda, atau digabung agar jumlahnya berkurang tanpa menurunkan mutu.

Baca juga