Investasi & Pendanaan Usaha

Menghitung Pengembalian Investasi Pembelian Alat

Sebelum membeli alat, hitung lebih dahulu berapa tambahan pemasukan atau penghematan yang dihasilkan, lalu bandingkan dengan harganya.

Diterbitkan 22 April 2025 · 3 menit baca · Tim LokasiBisnis.id

Pemilik usaha menghitung perkiraan pengembalian alat baru dengan kalkulator dan catatan penjualan
Pemilik usaha menghitung perkiraan pengembalian alat baru dengan kalkulator dan catatan penjualan

Membeli alat baru biasanya terasa mendesak karena pekerjaan menumpuk atau alat lama mulai sering bermasalah. Namun keputusan yang hanya didasarkan pada rasa mendesak sering menghasilkan alat yang jarang dipakai. Perhitungan sederhana di atas kertas dapat mencegah hal itu tanpa memerlukan keahlian akuntansi.

Tiga hal yang perlu diperkirakan

Pertama, tambahan pemasukan. Alat itu memungkinkan Anda menerima pekerjaan yang sebelumnya ditolak, atau menambah jumlah pesanan yang bisa diselesaikan. Kedua, penghematan biaya, misalnya mengurangi jasa luar atau mengurangi barang yang rusak. Ketiga, biaya perawatan dan daya, yang sering terlupakan.

Contoh perhitungan yang ditandai

Sebagai contoh perhitungan, misalkan sebuah alat berharga sepuluh juta. Dari pemakaian alat itu, Anda memperkirakan tambahan pemasukan bersih dua juta setiap bulan setelah dikurangi biaya perawatan. Secara sederhana, pengeluaran itu kembali dalam waktu sekitar lima bulan pemakaian, dengan catatan pekerjaan benar-benar datang seperti perkiraan.

Angka di atas hanyalah contoh. Yang penting adalah kebiasaan menuliskan perkiraan pada kertas sebelum membayar, supaya Anda dapat membandingkan harapan dengan kenyataan setelah alat dipakai beberapa waktu.

Hal yang membuat hitungan meleset

  • Perkiraan pesanan diambil dari bulan terbaik, bukan bulan biasa.
  • Biaya perawatan dan penggantian suku cadang tidak dihitung.
  • Alat dibeli untuk pekerjaan yang belum pernah Anda tangani.
  • Harga beli memakai pinjaman berbiaya, sehingga beban bulanan bertambah.

Menyisihkan dana penggantian

Alat akan menua dan suatu hari perlu diganti. Menyisihkan dana kecil setiap bulan lebih ringan daripada mencari uang besar sekaligus ketika alat berhenti bekerja. Cara menyiapkannya dibahas pada penyisihan dana perbaikan dan penggantian alat.

Bila alat itu dibeli memakai pinjaman, pastikan cicilannya tidak melebihi tambahan pemasukan yang dihasilkan alat tersebut. Untuk menimbang hal itu, lihat cara mengatur utang usaha dengan aman dan pertimbangkan juga apakah momennya sudah tepat seperti diuraikan pada kapan sebaiknya menolak pinjaman.

Pertanyaan yang sering muncul

Bagaimana kalau alat dipakai untuk beberapa pekerjaan sekaligus?

Jumlahkan tambahan pemasukan dari semua pekerjaan itu, tetapi hitung dengan perkiraan yang wajar. Jangan menambahkan pemasukan dari pekerjaan yang belum pasti Anda dapatkan.

Apakah penghematan biaya bisa dihitung seperti pemasukan?

Ya. Bila alat mengurangi pembayaran jasa luar atau mengurangi barang terbuang, penghematan itu sama-sama menambah kas dan layak diperhitungkan.

Berapa lama waktu pengembalian yang wajar?

Tidak ada patokan yang berlaku untuk semua usaha. Yang penting alat itu masih dipakai jauh lebih lama daripada waktu pengembaliannya.

Perlukah membeli alat paling mahal sekaligus?

Belum tentu. Alat yang cukup untuk pekerjaan Anda saat ini biasanya lebih menguntungkan daripada alat besar yang jarang terpakai penuh.

Baca juga