Menetapkan Prioritas ketika Dana Terbatas
Saat dana terbatas, yang menentukan bukan besarnya penghematan, melainkan urutan pengeluaran. Panduan ini membantu Anda memilih apa yang dibayar lebih dulu.
Dana terbatas bukan berarti usaha berhenti. Yang berubah hanyalah cara memilih. Ketika uang yang tersedia tidak cukup untuk semua rencana, urutan pengeluaran menjadi keputusan terpenting, bukan besarnya penghematan.
Pisahkan pengeluaran wajib dan yang bisa ditunda
Langkah pertama adalah menuliskan semua pengeluaran satu bulan ke depan, tanpa menyembunyikan apa pun. Setelah itu, bagi menjadi dua kolom: yang harus dibayar agar usaha tetap berjalan, dan yang masih bisa menunggu. Pekerjaan ini cukup dilakukan dengan kertas dan pena.
Pengeluaran wajib biasanya berkaitan dengan bahan pokok, upah, sewa, listrik, dan angsuran. Pengeluaran yang bisa ditunda biasanya berkaitan dengan tampilan, penambahan alat, atau percobaan produk baru. Menunda bukan berarti membatalkan, hanya menggeser waktunya.
- Harus dibayar: bahan pokok, upah karyawan, listrik dan air, sewa, angsuran.
- Bisa ditunda: perbaikan tampilan, alat baru, percetakan promosi, perabot tambahan.
- Perlu ditinjau: langganan yang jarang dipakai dan biaya yang tidak jelas manfaatnya.
Urutan yang biasanya masuk akal
Setiap usaha punya keadaan sendiri, tetapi urutan berikut sering dipakai karena menjaga usaha tetap bisa melayani pelanggan.
- Biaya yang bila tidak dibayar membuat usaha langsung berhenti.
- Kewajiban kepada karyawan sesuai ketentuan yang berlaku.
- Bahan yang langsung menghasilkan penjualan.
- Cicilan dan bunga pinjaman agar tidak menumpuk.
- Perawatan ringan agar alat tidak rusak lebih parah.
Pengeluaran di luar urutan itu tetap dicatat, lalu ditinjau lagi saat kas membaik. Menuliskannya membuat Anda tidak perlu mengingat semuanya saat mengambil keputusan mendesak.
Contoh perhitungan sederhana
Sebagai contoh perhitungan, misalkan dalam satu bulan tersedia dana terbatas, sementara daftar pengeluaran lebih panjang dari dana tersebut. Bila pengeluaran tampilan ditunda satu bulan, dana yang sama bisa dipakai menutup satu kewajiban yang jatuh tempo lebih dekat. Angka yang dipakai di sini hanya gambaran cara menyusun urutan, bukan janji hasil.
Cara serupa bisa dipakai untuk memilih antara dua alat yang sama-sama diinginkan. Alat yang langsung menambah kapasitas melayani biasanya lebih mendesak daripada alat yang hanya memperindah tampilan.
Yang sebaiknya tidak dipotong
Ada beberapa pos yang pemotongannya justru memperbesar masalah. Memotong bahan pokok sampai mutu turun akan mengurangi pelanggan. Menunda upah karyawan akan mengganggu kerja dan kepercayaan. Menunda perawatan ringan bisa berubah menjadi perbaikan besar.
Bila keadaan sangat ketat, bicarakan dengan pihak terkait lebih awal, misalnya pemasok atau pemberi pinjaman. Ketentuan angsuran dan bunga bisa berbeda di setiap lembaga dan dapat berubah, jadi pastikan rinciannya pada sumber resmi sebelum mengambil keputusan.
Susun ulang daftar prioritas setiap bulan, karena keadaan kas bisa berubah lebih cepat daripada perkiraan. Untuk gambaran yang lebih lengkap, lihat menjaga arus kas ketika penjualan naik turun dan menambah sumber pendapatan tanpa menambah modal.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa yang harus dibayar lebih dulu saat dana terbatas?
Bayar dulu pengeluaran yang bila tidak dibayar membuat usaha langsung berhenti, lalu kewajiban kepada karyawan, bahan yang menghasilkan penjualan, dan angsuran. Pengeluaran untuk tampilan atau alat baru biasanya bisa ditunda lebih dulu.
Bagaimana cara memutuskan antara dua pengeluaran yang sama penting?
Bandingkan akibatnya bila ditunda satu bulan. Pilih yang menambah kemampuan usaha melayani pelanggan atau yang jatuh temponya lebih dekat. Catat alasan pilihan itu agar bisa ditinjau kembali.
Apakah pengeluaran promosi boleh dihentikan sama sekali?
Boleh dikurangi, tetapi sebaiknya tidak dihentikan seluruhnya. Promosi sederhana yang murah, seperti menawarkan langsung kepada pelanggan tetap, biasanya tetap bisa dijalankan tanpa biaya besar.
Apakah upah karyawan boleh ditunda?
Menunda upah sebaiknya dihindari karena menggangu kerja dan kepercayaan. Bila keadaan benar-benar sulit, bicarakan secara terbuka dengan cara yang sesuai ketentuan yang berlaku, dan pastikan aturannya pada sumber resmi.



