Riset Pasar & Data

Cara Melakukan Riset Pasar Sederhana Tanpa Modal Besar

Riset pasar bukan soal biaya, tetapi soal disiplin bertanya dan mencatat. Lima cara ini bisa dijalankan dengan waktu dan tenaga saja.

Diterbitkan 26 Desember 2025 · 3 menit baca · Tim LokasiBisnis.id

Pedagang pasar menulis catatan di papan jalan sambil mengamati sekelilingnya
Pedagang pasar menulis catatan di papan jalan sambil mengamati sekelilingnya

Riset pasar sering dianggap pekerjaan mahal yang butuh lembaga survei. Untuk usaha kecil, yang dibutuhkan sebenarnya berbeda: bukan laporan tebal, melainkan jawaban atas tiga pertanyaan sederhana — apakah calon pembelinya ada, berapa yang mungkin membeli, dan apakah harga yang Anda rencanakan masuk akal bagi mereka.

Lima cara yang bisa dijalankan sekarang

CaraYang dibutuhkanYang Anda dapat
Menghitung orang yang berhenti30 menit di lokasi, beberapa kali pada jam berbedaPerkiraan jumlah calon pembeli per hari
Bertanya tentang kebiasaan15–20 orang di sekitar lokasiGambaran kebiasaan belanja dan kisaran harga yang wajar
Mengamati pesaingSatu kunjungan ke beberapa pesaingKisaran harga, jam ramai, dan celah yang belum terlayani
Membaca data wilayahAkses internetGambaran netral soal jumlah penduduk, kepadatan, dan karakteristik wilayah
Uji jual kecilSatu kali percobaan kecilBukti nyata apakah orang mau membayar untuk produk Anda

Bertanya dengan cara yang benar

Kesalahan paling umum dalam bertanya adalah mengajukan pertanyaan yang sudah menyiratkan jawabannya. Pertanyaan seperti “Apakah Anda mau membeli kalau saya buka di sini?” hampir selalu dijawab “mau”, dan jawaban itu tidak berguna.

Yang lebih berguna adalah pertanyaan tentang yang sudah terjadi, bukan yang mungkin terjadi:

  • “Terakhir kali Anda butuh layanan seperti ini, Anda pergi ke mana?”
  • “Berapa kali dalam sebulan Anda mengeluarkan uang untuk keperluan itu?”
  • “Berapa yang biasanya Anda keluarkan sekali belanja?”
  • “Apa yang membuat Anda memilih tempat itu ketimbang yang lain?”

Pertanyaan-pertanyaan itu menghasilkan cerita tentang kebiasaan nyata. Kebiasaan jauh lebih dapat diandalkan daripada niat baik.

Uji jual kecil

Kalau memungkinkan, cara paling meyakinkan adalah menjual lebih dulu dalam skala kecil: satu meja di lokasi yang Anda incar, satu kali percobaan pada jam yang paling ramai, atau penawaran terbatas ke lingkaran terdekat. Tujuannya bukan mencari laba, melainkan menguji apakah harga Anda diterima dan apakah orang mau repot datang.

Hasil satu kali percobaan memang tidak bisa menyimpulkan banyak. Tetapi kalau satu percobaan kecil menunjukkan orang enggan membeli, itu sinyal yang jauh lebih jujur daripada pendapat siapa pun.

Kesalahan yang membuat riset tidak berguna

  • Bertanya hanya kepada keluarga dan teman. Mereka mengenal Anda, dan jawaban mereka cenderung menyenangkan. Riset kepada orang yang tidak berkepentingan jauh lebih berguna.
  • Mencatat kesan, bukan angka. “Ramai” tidak bisa dibandingkan, sedangkan “14 orang berhenti dalam 30 menit” bisa.
  • Mengamati sekali saja. Satu kunjungan tidak mewakili pola. Perbedaan hari kerja, akhir pekan, dan awal bulan bisa sangat besar.
  • Mencari pembenaran. Kalau tujuan riset adalah membuktikan bahwa ide Anda bagus, hasilnya memang akan selalu mendukung, berapa pun datanya.

Untuk bagian data wilayah

Mengenai jumlah penduduk dan kepadatan, menebak dari pengamatan mata mudah keliru. Data resmi memberikan gambaran yang lebih netral, dan bisa dipakai untuk menyaring lokasi sebelum Anda repot datang ke lapangan. Cara memakainya dibahas di memakai data BPS untuk menilai potensi wilayah usaha.

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa banyak orang yang perlu saya tanyai?

Untuk usaha kecil, 15 sampai 20 orang yang berada di sekitar lokasi biasanya sudah memberi gambaran pola. Yang lebih penting daripada jumlahnya adalah siapa yang Anda tanyai, karena menanyai orang yang tidak akan pernah menjadi pelanggan Anda tidak memberi informasi yang berguna.

Apakah riset pasar bisa dilakukan hanya lewat internet?

Sebagian bisa, terutama untuk data wilayah dan pesaing. Namun kebiasaan belanja dan reaksi terhadap harga hanya bisa diketahui dari orang nyata di lokasi. Mengandalkan internet saja biasanya menghasilkan gambaran yang terlalu rapi dibanding kenyataan lapangan.

Kalau hasil riset menunjukkan ide saya kurang bagus, apa yang harus dilakukan?

Periksa dulu apakah yang bermasalah produknya atau lokasinya. Kadang produk yang sama berhasil di wilayah lain, dan kadang lokasi yang bagus tidak cocok untuk produk tertentu. Memisahkan dua hal itu membantu Anda mengubah hal yang benar.

Baca juga