Literasi Digital & Keamanan

Cara Mengenali Penipuan Digital yang Menyasar Usaha

Penipuan digital terhadap usaha biasanya memakai pola yang mirip: mendesak, meminta kerahasiaan, dan mengarahkan Anda ke tautan atau rekening tertentu.

Diterbitkan 26 Juli 2026 · 3 menit baca · Tim LokasiBisnis.id

Pemilik usaha memeriksa ulang pesan mencurigakan sebelum melakukan pembayaran kepada pemasok
Pemilik usaha memeriksa ulang pesan mencurigakan sebelum melakukan pembayaran kepada pemasok

Penipuan yang menyasar usaha jarang datang dalam bentuk yang mencolok. Yang biasanya datang adalah pesan yang terasa mendesak, masuk pada jam sibuk, dan menyebut urusan yang memang ada di usaha Anda: pesanan, tagihan, atau pengiriman barang.

Karena itu cara paling berguna untuk melindungi diri bukan menghafal jenis penipuan, melainkan mengenali polanya dan menyiapkan langkah pemeriksaan yang sama untuk semua pesan mencurigakan.

Pola yang berulang

Meski isinya berganti-ganti, hampir semua penipuan menyisakan jejak yang sama. Semakin banyak jejak berikut muncul sekaligus, semakin besar kemungkinan pesan itu tidak benar.

  • Tekanan waktu. Ada batas waktu yang mendesak, misalnya permintaan membayar hari itu juga.
  • Permintaan merahasiakan. Anda diminta tidak memberi tahu siapa pun, termasuk karyawan sendiri.
  • Perubahan cara pembayaran. Rekening penerima berubah dari yang biasa dipakai, atau pembayaran diminta ke rekening pribadi.
  • Tautan dan lampiran. Ada tautan menuju halaman yang meminta Anda memasukkan kata sandi atau kode rahasia.
  • Permintaan kode atau kata sandi. Pihak mana pun yang menyimpan uang Anda tidak meminta kode kerahasiaan lewat pesan.
  • Ejaan dan alamat yang janggal. Nama pengirim, nomor, atau alamat pengirim berbeda sedikit dari yang biasa Anda terima.

Langkah yang dijalankan saat menerima pesan mencurigakan

Langkah berikut sebaiknya sama setiap kali, tanpa memandang siapa yang mengirim pesan.

  1. Berhenti. Jangan membalas, jangan mengklik, dan jangan memindahkan uang lebih dulu.
  2. Periksa lewat saluran lain. Hubungi pihak yang bersangkutan memakai nomor atau alamat yang Anda cari sendiri dari sumber resmi, bukan yang tertera pada pesan itu.
  3. Minta pengesahan. Untuk tagihan dan perubahan rekening, minta kejelasan tertulis dari orang yang Anda kenal baik.
  4. Simpan bukti. Rekam pesan, nomor, dan waktu kejadian sebelum dibersihkan.
  5. Beri tahu orang lain. Karyawan yang memegang kas atau pembayaran perlu tahu pesan serupa mungkin datang kepada mereka.

Dua urusan yang paling rawan

Pada usaha kecil, penipuan paling sering menyasar dua hal: pembayaran kepada pemasok dan permintaan pengembalian uang dari pihak yang mengaku pembeli.

UrusanJejak mencurigakanLangkah pemeriksaan
Pembayaran pemasokRekening penerima berubah mendadakKonfirmasi ke pemasok lewat nomor yang sudah biasa Anda pakai
Pengembalian uangPembeli meminta kelebihan kirim dikembalikan cepatPeriksa mutasi rekening terlebih dahulu, jangan percaya tangkapan layar
Tagihan langgananDatang dari pengirim yang belum pernah Anda pakaiCocokkan dengan catatan langganan usaha sendiri

Kebiasaan pencegahan di tempat usaha

Pencegahan yang paling murah adalah menetapkan aturan sederhana dan menempelkannya di dekat tempat pembayaran. Cukup tiga larangan: tidak memindahkan uang berdasarkan satu pesan saja, tidak memberikan kode kerahasiaan kepada siapa pun, dan tidak memasukkan kata sandi dari tautan yang dikirim.

Siapa pun yang memegang uang usaha perlu diberi wewenang untuk berhenti dan bertanya. Karyawan yang takut disalahkan karena memperlambat pekerjaan cenderung menyelesaikan sendiri, dan justru di situlah kerugian terjadi.

Catatan sederhana juga menolong. Bila setiap permintaan pembayaran yang tidak biasa dicatat tanggal, nama pengirim, dan isi permintaannya, Anda bisa melihat polanya setelah beberapa waktu. Catatan itu berguna pula ketika ada kejadian yang perlu dilaporkan, karena keterangan yang masih segar jauh lebih mudah ditelusuri daripada ingatan beberapa minggu kemudian. Simpan catatan tersebut di tempat yang sama dengan catatan kas harian supaya mudah dibuka saat dibutuhkan.

Melengkapi kebiasaan itu

Setelah pola dan langkah pemeriksaan dipahami, lengkapi dengan aturan akses dan data. Untuk pesan yang mengaku dari pihak penyimpan uang, lihat artikel mengenali pesan palsu yang mengaku dari bank. Untuk pemasok yang tidak Anda kenal, lihat mengenali pemasok palsu di internet.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa tanda paling mencolok pada penipuan digital yang menyasar usaha?

Adanya tekanan waktu disertai permintaan merahasiakan urusan. Pola lain yang sering muncul adalah permintaan mengklik tautan, memasukkan kode rahasia, atau memindahkan uang ke rekening yang baru berubah. Bila beberapa tanda muncul sekaligus, hentikan dulu semua tindakan.

Bagaimana memastikan pesan dari pemasok itu benar?

Hubungi pemasok memakai nomor atau alamat yang sudah biasa Anda pakai, bukan nomor yang tertera pada pesan yang baru masuk. Untuk perubahan rekening, mintalah kejelasan tertulis dari orang yang Anda kenal di sana. Jangan memindahkan uang sebelum pengesahan diterima.

Apakah pihak penyimpan uang pernah meminta kode rahasia lewat pesan?

Tidak. Kode kerahasiaan dan kata sandi tidak diminta lewat pesan, telepon, atau surat elektronik oleh pihak mana pun yang sah. Permintaan semacam itu sudah cukup menjadi alasan untuk berhenti dan memeriksa lewat saluran resmi yang Anda cari sendiri.

Apa yang sebaiknya dilakukan setelah hampir menjadi korban penipuan?

Simpan semua bukti berupa rekaman pesan, nomor pengirim, dan waktu kejadian. Beri tahu karyawan yang memegang kas atau pembayaran supaya mereka waspada terhadap pesan serupa. Bila ada uang yang sudah terlanjur dipindahkan, segera hubungi penyedia layanan pembayaran dan pihak yang berwenang.

Baca juga